-
- MY SCRIPT –
~ABC
PITYFULL DAYS~
(06.00)
SCENE 1
Setting :
Jalan menuju terminal
Casting :
1. Aiko
2. Belle
3. Chiko
Camera :
1. Pinggir jalan à mengikuti para pelaku yang sedang
berlari.
2. Di depan pelaku
Tampak tiga anak SMA yang berlari dengan keringat
bercucuran di wajahnya.
………(O-S)
“ Seperti biasa pagi
ini aku, lengkap dengan dua sahabatku, Aiko dan Belle, berlari hingga
ngos-ngosan menuju terminal hanya demi mencapai angkot terakhir. “ ->
back sound
-
PAUSE –
CAMERA MOVE TO
SCENE 2
Setting :
Terminal
Casting :
1. Aiko
2. Belle
3. Chiko
4. Pedagang kacang rebus.
Camera :
1. Dalam angkot, depan pintu angkot, menyorot 3
siswa SMA.
2. Depan angkot, agak jauh, menyorot pelaku yang
berlari menuju angkot, pedagang kacang rebus dan angkot
Angkot terakhir sudah mulai berjalan.
< Kamera 1 : ZOOM IN, SLOW MOTION >
->Tampak
3 siswa yang sudah ngos-ngosan, dengan wajah optimis demi mencapai angkot.
< Kamera 2 : ZOOM IN, SLOW MOTION >
-> Tampak
pedagang kacang rebus yang menyemangati 3 siswa SMA yang mengejar angkot.
< Kamera 1 : ZOOM IN, SLOW MOTION >
-> Tampak
3 siswa dengan 1 tangan menjulur ke depan, berusaha meraih angkot.
< Kamera 2 : ZOOM IN, SLOW MOTION >
-> Tampak
pedagang kacang rebus dengan dua tangan mengepal di depan dada sambil berteriak
menyemangati 3 siswa SMA. Mulut pedagang itu membentuk gerakan seperti
mengatakan “ SE~MA~NGAAAAAT~!!! ”
< Kamera 2 : ZOOM OUT, PAUSE >
-> Tampak
angkot, seorang pedagang dengan pose menyemangati, dan 3 siswa dengan satu
tangan menjulur kedepan.
……..
( O-S )
“ Well inilah potret pagi hari di terminal. Ada
pedagang kacang rebus yang tidak ada kaitannya, dengan pose tidak jelas dan
noraknya, menyemangati kami yang sengsara ini.Hal ini selalu terjadi setiap
hari, tontonan yang aneh, lucu, menarik sekaligus MEMALUKAN! Well, tapi
keselamatan kami jauh lebih penting daripada image kami. “
< Kamera 2 : ZOOM OUT, NORMAL >
-> Tampak
3 siswa yang mulai mendekati angkot.
< Kamera 1 : ZOOM OUT, SLOW MOTION >
-> 3
Siswa secara bergiliran loncat masuk ke dalam angkot.
3 siswa : ( berteriak samil mengepalkan 2 tangan ke
atas ) “ SAAAAAAAFE~!!”
-
PAUSE –
CAMERA MOVE TO
SCENE 3
Setting :
Dalam angkot
Casting :
1. Aiko
2. Belle
3. Chiko
4. Nur
Camera :
Depan pelaku
Aiko : “ Ampuuuuuun….. Gerah, panas, letih, capek,
GILA! Untung kita selamat dapat nih angkot. Lu sihh, mandi aja lama banget! Lu
ketiduran yahh di kamar mandi?! ( menghadap Belle )
< Kamera menyorot wajah Aiko, PAUSE >
-Back
Sound-
“ Ini sahabatku. Namanya Aini Komariyah. Dia maksa
biar dipanggil Aiko. Anak dengan tampang galak dan bad mood. Suka
menyalahkan semua orang disekitarnya. Hobinya mengomeli Belle. “
< Kamera menyorot wajah Belle, CONTINUE >
Belle : “ Untung kita selamat? Helloooooooo kita
selalu selamat cinnnn~ Ehh kalian percaya gak, kemaren gue ketemu Lee Min Hoo
lagi potong rambut di pasar porda? Gilaaaaaaaaa gak mungkin banget kan? “
Aiko : “ Lee min ho apa Lee Min Tyo?! Si Tyo yang
operasi plastik kresekk itu?!! Lu gak kreatif banget ngelesnya dasar dodoooll!.
“ ( Sambil menjitak Belle dengan tenaga setengah-setengah )
.
< Kamera menyorot
wajah Belle, PAUSE >
-Back
Sound-
“ Ini juga sahabatku. Namanya Zahra Istiqomah.
Kenapa dia dipanggil Belle? Karena dia BEautiful a.k.a cantikk dan mbeLLing
a.k.a hiper aktif dan agak frontal serta LLEbay. Kelebihannya adalah banyak
menyeret sahabatnya dalam kesusahan yang dibuatnya. Sering memasang tampang
innocent dan sering mengalihkan pembicaraan saat disalahkan. “
< Kamera menyorot wajah Chiko, CONTINUE >
Chiko : “ Oii……oii…… sudahh..sudahhh.. Well, it’s
over guys. “ ( dengan tampang ambigu antara melerai dengan membiarkan )
< CAMERA PAUSE >
-Back
Sound-
“ Ini aku. Namaku Chici Piramida. Entah mungkin
karena dasar ortuku ngefans banget sama Cici Paramida, namaku jadi aneh begini.
Aku di panggil Chiko karena hobiku yang makan choki-choki. Well itu jauh
lebih baik daripada dipanggil Piramid. Aku selalu santai dalam menghadapi 2
sahabatku yang super bawel dan menyusahkan itu. Owh ya hobiku adalah menonton
Aiko yang sedang mengomeli Belle.
< CAMERA CONTINUE >
-> Tampak
dari kaca di belakang pelaku. Nurmaya, teman pelaku, sedang menjajari angkot
dengan naik sepeda motor. Nur mengendarai motor dengan khusyuk dan penuh
konsentrasi serta dengan bibir monyong ke depan.
Chiko membiarkan dua sahabatnya saling baku hantam
lalu iseng melihat keluar jendela dan secara tidak sengaja melihat Nur beserta
motornya.
Chiko : “ Oiiii…oiiii itu Nur kann? “ (Menunjuk
kearah Nur)
Lalu Belle mengelak dari jitakan Aiko dan membuka
jendela angkot lebar-lebar. Dengan lebay-nya dia melambaikan kedua tangannya
kearah Nur.
Belle : “ Nuuuuuuuuuuuuuuurr~!!! Helloooooooo~~!! “
Nur yang tampak kaget menoleh kearah dalam angkot
dan mendapati tiga temannya di sana. Nur pun balas melambaikan satu tangannya
sambil berkata ‘Hallo’ Karena satu tangan dilepas dari kemudi motor yang sedang
melaju kencang, akhirnya motornya oleng dan masuk ke areal persawahan pinggir
jalan. Sementara angkot masih terus melaju, menghilangkan sosok Nur dari
jendela.
Aiko, Belle, dan Chiko : ( menjulurkan satu tangan
keluar jendela sambil berteriak ) “ Nuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuur~!!!!! “
-
CAMERA PAUSE , BLACK AND WHITE EFECT –
……..
( O-S )
-Back Sound-
“ Inilah kami. Hidup penuh tragedi ini terus
berlanjut. “
NOTE FROM AUTHOR :
Akhirnya nggantung yahh? Well kalau kalian gak puas,
kalian bisa melanjutkan cerita itu dengan pikiran kalian masing-masing. Naskah itu
adalah tugas sinematografi. Rencana pembimbingnya, script yang dibuat harus di
praktekkan di depan kelas dengan properti seadanya. Aku yakin 100 % teman
sekelompokku tidak-akan-pernah-mau memperagakan script diatas. Jadi daripada
ntu script tergeletak tak berguna, mending aku ketik dan upload di blog. Jadi
bagi para reader yang secara kebetulan membaca script ini dari awal hingga akhir,
aku mohon kritik dan sarannya untuk pembuatan script-script mendatang. Owh ya
sekalian minta jempol kalian yahhh…
>_____0